
Bengkulu — Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menjadi salah satu ruang bertemunya berbagai gagasan dan perspektif dalam kegiatan “EduTalk – Bootcamp Regional Bengkulu”, yang menghadirkan sejumlah tokoh dan praktisi di bidang pendidikan. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi, berbagi pengalaman, serta penguatan wawasan bagi peserta dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan yang terus mengalami transformasi.
Seminar EduTalk Bootcamp Regional Bengkulu menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam, yaitu Dewi Coryati, Anggota Komisi X DPR RI; Susiyanto, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu; Imam Santoso, Influencer Pendidikan; serta Ardi Findyartini, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif.
Kehadiran para narasumber tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai berbagai tantangan dan peluang pendidikan di era perubahan teknologi dan transformasi pembelajaran.
Dalam pemaparannya, Dewi Coryati, Anggota Komisi X DPR RI, menyampaikan perspektif mengenai pendidikan dari sisi kebijakan dan peran strategis generasi muda dalam pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus memiliki karakter dan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan.
Sementara itu, Susiyanto, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, turut memberikan pandangan mengenai peran perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, kreativitas, karakter, serta kemampuan beradaptasi.
Perspektif berbeda turut disampaikan oleh Imam Santoso, Influencer Pendidikan, yang membahas perkembangan pendidikan di tengah pesatnya penggunaan media digital. Pemanfaatan teknologi dan media sosial dapat menjadi sarana untuk memperluas akses informasi serta menciptakan pola pembelajaran yang lebih kreatif dan dekat dengan generasi muda.
Adapun Ardi Findyartini, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, memberikan pemaparan mengenai pentingnya transformasi sistem pembelajaran. Perubahan kebutuhan peserta didik dan perkembangan teknologi menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi.
Kegiatan EduTalk – Bootcamp Regional Bengkulu berlangsung dalam suasana interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi dari para narasumber, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai berbagai isu pendidikan yang berkembang saat ini.
Melalui kegiatan ini, EduTalk – Bootcamp Regional Bengkulu diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan yang mendorong lahirnya perspektif baru mengenai pendidikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi kepada peserta untuk terus mengembangkan potensi diri dan mengambil peran dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan sesi interaksi bersama para narasumber dan peserta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan EduTalk – Bootcamp Regional Bengkulu.




Leave a Reply