Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMB Lakukan Riset Internasional Melalui Program Interview Perantau di Malaysia

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional dengan mengikuti kegiatan Interview Perantau Research yang dilaksanakan di Malaysia. Program ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis riset yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari komunikasi lintas budaya sekaligus memahami dinamika kehidupan diaspora Indonesia di luar negeri.

Interview Perantau Research menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan penelitian lapangan, khususnya wawancara mendalam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menggali cerita nyata dari para perantau asal Indonesia yang menetap dan beraktivitas di Malaysia, baik sebagai pekerja, pelajar, maupun wirausaha. Proses wawancara ini memberikan gambaran langsung tentang pengalaman mereka dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, menghadapi tantangan perbedaan budaya, serta membangun kehidupan di negeri orang.

Program ini tidak hanya berfokus pada pengumpulan data, tetapi juga pada penguatan kemampuan mahasiswa dalam memahami konteks sosial dan budaya yang mempengaruhi pola komunikasi perantau. Mahasiswa mempelajari bagaimana bahasa, kebiasaan, nilai-nilai, dan norma sosial membentuk interaksi antara perantau dengan masyarakat lokal maupun sesama diaspora. Hal ini menjadi pengalaman belajar yang mendalam karena mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana teori komunikasi yang dipelajari di kelas diterapkan dalam kehidupan nyata.

Setiap narasumber memiliki cerita dan latar belakang yang berbeda, mulai dari alasan mereka merantau, pengalaman dalam meniti karier, hingga proses adaptasi dengan budaya setempat. Melalui cerita-cerita ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang peran komunikasi dalam membangun jejaring sosial, memperkuat identitas budaya, dan mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi perantau.

Selain memberikan wawasan akademik, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial dan budaya. Selama proses wawancara, mahasiswa UMB turut memperkenalkan budaya Bengkulu dan Indonesia melalui interaksi yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi proses penelitian, tetapi juga menjadi ajang pertukaran budaya yang mempererat hubungan antara mahasiswa, perantau, dan masyarakat lokal di Malaysia.

Data yang diperoleh dari hasil wawancara ini nantinya akan dianalisis secara mendalam dan dijadikan bahan penelitian yang dapat memperkaya kajian ilmu komunikasi, khususnya dalam bidang komunikasi antarbudaya dan komunikasi organisasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam dunia akademik maupun dalam pengembangan kebijakan yang berhubungan dengan perlindungan dan pemberdayaan diaspora Indonesia di luar negeri.

Program Interview Perantau Research ini sejalan dengan visi UMB untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki wawasan global dan pengalaman internasional. Dengan terlibat langsung dalam penelitian lintas negara, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, dan mengembangkan keterampilan komunikasi yang adaptif terhadap berbagai perbedaan budaya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Mahasiswa yang mengikuti Interview Perantau Research diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga yang tidak hanya bermanfaat bagi diri mereka sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada mahasiswa lain dan menjadi inspirasi untuk terus berkembang.

Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara UMB dan berbagai pihak di tingkat internasional, membuka peluang bagi kolaborasi riset di masa mendatang, serta memperluas jejaring akademik yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang terlibat dalam program seperti ini, diharapkan akan lahir generasi baru yang memiliki pemahaman mendalam tentang komunikasi global dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Interview Perantau Research bukan hanya sekadar program penelitian, tetapi juga wadah pembelajaran yang memadukan teori, praktik, dan pengalaman lintas budaya. Melalui program ini, mahasiswa UMB membuktikan bahwa ilmu komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam membangun hubungan antarbangsa dan memperkuat identitas di tengah keberagaman dunia.